Curug Batu Blek

Jernihnya Air & Pemandangan di Curug Batu Blek

Salah satu curug di kaki gunung Galunggung, yang juga masih masuk wilayah desa Santana Mekar kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya. Perjalan ke lokasi ini kita bisa masuk melalui akses jalan kecamatan Cisayong lalu lurus sampai ujung jalan kecamatan yang akhirnya menyempit dan bertemu pada perempatan jalan Cisinga (Ciawi – Singaparna), dan dari sana kita lanjut lurus menuju ke kampung Cipeuteuy, kalau kebingungan kita bisa bertanya pada warga sekitar. Lokasi curug ini berada di kampung Pasir Malang, kampung paling ujung di desa ini dan hanya beberapa rumah saja yang ada.

Kondisi jalan menuju curug ini kurang bersahabat, akses sepanjang 6 Km dari jalan raya Cisinga ini di dominasi jalan aspal yang sudah rusak menuju kampung Cipeutey, dan juga ada beberapa titik yang sudah di beton. Jika sudah sampai di ujung kampung Cipeuteuy, maka perjalanan di lanjutkan naik ke atas ke kampung pasir malang sekitar 1 KM. jika kondisi sedang kering, kendaraan motor bisa sampai kesini, namun jika kondisi hujan maka lebih baik motor di simpan/ di titipkan di rumah warga sekitar kampung Cipeutey karena kondisi jalan tanah liat sehingga jika hujan turun akan sangat susah dilalui oleh kendaraan motor. Setelah berjalan menuju kampung Pasir malang nanti kita akan menemukan persimpangan jalan, yang ke kiri menuju sebuah rumah dan yang ke kanan menuju lokasi curug Batu Blek. Nah kita bisa menuyimpan motor di sekitar persimpangan tersebut atau bisa juga menitipkan motor di sebuah rumah yang ada di tengah pesawahan jika membawa motor kesini.

Setelah itu perjalanan di lanjutkan dengan berjalan kaki selama 20 menit dengan jarak perjalanan sekitar 1 KM. Pastikan jika kesini kita tidak sendiri karena kondisi hutan yang belum banyak orang berkunjung tempat ini. Selama perjalanan kita menyusuri saluran irigasi selebar 1 M yang kebetulan saluran irigasi ini merupakan hasil dari usaha Mak Aroh yang dulu pernah mendapat Kalpataru dari presiden Soeharto. Saluran irigasi yang merupakan jalan utama menuju curug berada di sisi jurang yang sangat dalam dan di beberapa titik ada jalan setapak yang sudah amblas sehingga kita harus berhati-hati selama perjalanan. Menurut informasi dari beberapa teman katanya di bawah saluran irigasi/ di bawah jurang ini masih ada beberapa curug, namun akses yang susah dan tidak adanya petunjuk sehingga jarang sekali ada yang meng eksplore ke daerah sana.

Setelah menempuh hampir 2o menit kita akan medengar gemuruh air yang artinya kita sudah sangat dekat denggan lokasi, dan di akhir perjalanan kita akan menemukan tangga dari tembok dengan ketinggian 3 meter yang dimana kita harus berhati-hati selama berpijak naik keatas karena kondisinya yang sedikit licin, dan setelah itu sampailah di curug Batu Blek.

Jika kita sedikit melihat ke arah kanan pada saat sebelum menaiki anak tangga, di sana juga terdapat curug kecil yang saya kasih nama Curug handap yang aliran airnya masih dari curug Batu Blek. Kondisi air di curug Batu Blek ini sangat jernih dan dingin sehingga sangat asik jika kita main air, terdapat juga kolam yang lumayan besar dan dalam sehingga kita bisa berenang disana. Sebenarnya masih ada beberapa curug di atas curug Batu Blek ini salah satunya ada curug Kalang dan curug Tonggoh, namun akses ke tempat tersebut sangat sulit, kita hanya bisa naik ke atas dengan memanjat tebing dari curug Batu Blek dengan menggunakan akar dari pohon yang ada di sisi curug.

Tinggalin rating dan tulis review buat tempat ini

Santanamekar, Cisayong, Tasikmalaya, West Java, Indonesia
Lihat peta